Isnin, 6 Jun 2011

Nama-nama Neraka dan penghuninya

Kita sudah tahu nama-nama Syurga dan penghuninya. Sekarang ini nama-nama neraka.

TINGKATAN NERAKA

Allah S.W.T telah menciptakan api neraka pada hari Ahad. Neraka itu mempunyai tujuh buah pintu. Allah S.W.T berfirman dalam Surah: Al-Hijr Ayat 44:

Jahannam itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu (disediakan) untuk golongan yang tertentu daripada umat manusia. Neraka itu mempunyai tujuh tingkat iaitu:

1. Jahannam

Allah S.W.T berfirman dalam Surah Al-Hijr Ayat 43: "Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) seluruhnya."

2. Sa'ir

Allah S.W.T berfirman dalam Surah Al-Insyiqaq Ayat: 12: "Dan dia akan masuk ke dalam Sa'ir (api yang menyala-nyala)."

3. Saqor

Allah S.W.T berfirman dalam Surah Al-Muddath-Thir Ayat: 420: "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqor?"

4. Jahim

Allah S.W.T berfirman dalam Surah: Al-Syu`ara' Ayat 91: "Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat."

5. Hutomah

Allah S.W.T berfirman dalam Surah Al-Humazah Ayat: 5: "Dan tahukah engkau apakah Hutomah itu?"

6. Lazo

Allah S.W.T berfirman dalam Surah Al-Ma'arif Ayat 15: "Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah bergejolak."

7. Hamiyah

Allah S.W.T berfirman dalam surah Al-Qari'ah ayat 9: "Maka tempat kembalinya adalah Hawiyah. Maka pada tiap-tiap tingkatan dari neraka yang tujuh itu akan diteriakkan:

Pertama: "Maka celakalah pada hari itu orang-orang yang suka berbohong."


(Surah Al-Tur: Ayat 11)

Kedua: "Maka celakalah orang-orang yang sembahyang yang lalai dari sembahyangnya."

(Surah Al-Ma`un: Ayat 4-5)

Ketiga: "Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela."

(Surah Al-Humazah: Ayat 1)

Keempat: "Maka celakalah mereka, kerana apa yang dibuat oleh tangan mereka sendiri."

(Surah Al-Baqarah: Ayat 79)

Kelima: "Dan celakalah orang-orang yang musyrik, yakni orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya hari akhirat."

(Surah Fussilat: Ayat 6-7)

Keenam: "Maka celakalah orang-orang yang keras hatinya untuk mengingat Allah."

(Surah Al-Zumar: Ayat 22)

Ketujuh: "Celakalah orang-orang yang tidak jujur (dalam hal sukat-timbang)."

(Surah Al-Mutaffifin: Ayat 1)

Semua penghuni neraka nanti pada hari kiamat akan mengucapkan kata-kata, iaitu:

Penghuni tingkat ke-7: "Wahai Malik (penjaga neraka), biarlah Tuhanmu membunuh kami sahaja."

(Surah Al-Zukhruf: Ayat 77)

Penghuni tingkat ke-6: "Mintalah kepada Tuhanmu (wahai Muhammad), supaya Dia meringankan azab kami meski cuma sehari."

(Surah Al-Mukmin: Ayat 49)

Penghuni tingkat ke-5: "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal soleh."

(Surah Al-Sajdah: Ayat 12)

Penghuni tingkat ke-4: "Ya Tuhan kami, beri tangguhlah untuk kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang singkat, nescaya kami akan mematuhi seruan-Mu, dan akan mengikuti para rasul."

(Surah Ibrahim: Ayat 44)

Penghuni tingkat ke-3: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran) sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim."

(Surah Al-Mukminun: Ayat 107)

Penghuni tingkat ke-2: "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami sendiri."

(Surah Al-Mukminun: Ayat 106)

Penghuni tingkat ke-1: "Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, wahai Yang Maha Memberi."

Rasulullah S.AW pernah bertanya kepada Malaikat Jibrail A.S tentang penghuni-penghuni neraka, maka Malaikat Jibrail A.S berkata: "Neraka tingkat ketujuh adalah tempat orang-orang munafik. Tingkat keenam adalah tempat orang-orang yang derhaka dan orang yang mengaku dirinya sebagai Tuhan. Tingkat kelima adalah tempat orang-orang yang sombong dan zalim. Tingkat keempat adalah tempat orang-orang yang membesar diri dan kafir. Tingkat ketiga adalah tempat orang-orang Yahudi. Tingkat kedua adalah tempat orang-orang Nasrani."

Kemudian Malaikat Jibrail A.S diam, maka bertanyalah Rasulullah S.A.W kepada Malaikat Jibrail as tentang penghuni tingkat pertama. Lalu Malaikat Jibril A.S, setelah merasa terpaksa, menjawab: "Penghuni tingkat pertama adalah tempat umatmu yang melakukan maksiat."

Setelah mendengar penjelasan Jibril as yang semacam itu, maka Rasulullah S.A.W jatuh pengsan tidak sedarkan diri. Kemudian setelah sedar kembali, maka baginda menangis tersedu, lalu masuk rumah dan mengunci pintunya. Kemudian baginda pun munajat kepada Allah S.W.T, maka turunlah Malaikat Jibrail A.S seraya memberi khabar gembira kepada baginda, iaitu: Baginda akan diberi hak untuk memberi syafaat kepada umatnya, kelak pada Hari Kiamat. Wallahualam.

1 ulasan: